Jumat, 16 Januari 2015

ETIKA POLITIK DAN PLURALISME



Fungsi etika politik dalam masyarakat terbatas pada penyediaan alat-alat teoritis untuk mempertanyakan serta menjelaskan legitimasi politik secara bertanggung jawab. Jadi tidak berdasarkan emosi, prasangka dan apriori, melainkan secara rasional, obyektif dan argumentif. Etika politik tidak langsung mencampuri politik praktis. Tugas etika politik membantu agar pembahasan masalah-masalah ideologis dapat dijalankan secara obyektif, etika politik dapat memberikan patokan orientasi dan pegangan normatif bagi mereka yang memang mau menilai kualitas tatanan dan kehidupan politik dengan tolak ukur martabat manusia atau mempertanyakan legitimasi moral perlbagai keputusan politik. Suatu keputusan bersifat politis apabila diambil dengan memperhatikan kepentingan masyarakat secara keseluruhan. .Begitu banyak masalah menimpa bangsa ini dalam bentuk krisis yang multidimensional.Krisis ekonomi, politik, budaya, sosial, hankam, pendidikan dan lain-lain, yang sebenarnya berhulu pada krisis moral.Tragisnya, sumber krisis justru berasal dari badanbadan yang ada di negara ini, baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif, yang notabene badan-badan inilah yang seharusnya mengemban amanat rakyat.Setiap hari kita disuguhi beritaberita mal-amanah yang dilakukan oleh orang-orang yang dipercaya rakyat untuk menjalankan mesin pembangunan ini. Manusia dalam hidupnya tidak lepas dari manusia lain. Untuk itu, manusia perlu hidup berkelompok (zoon politicon) yang menampilkan insan berfikir sekaligus sebagai insan usaha ( homo economicus). Hal itu dilakukan selain sebagai kodratnya, dimaksudkan untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Bangsa Indonesia memilih bentuk ( organisasi) negara yang dinamakan Republik yang merupakan suatu pola yang mengutamakan pencapaian kepentingan umum ( respublica) dan bukan kepentingan perseorangan atau kepentingan golongan.
Pada umumnya, kegiatan kenegaraan kaitannya dengan hasil perjanjian bermasyarakat, orang beranggapan bahwa kegiatan kenegaraan meliputi:
1.      Membentuk hukum atau kewenangan legislatif.
2.      Menerapkan hukum atau kewenangan eksekutif.
3.      Menegakkan hukum atau kewenangan yudikatif.
Oleh karena itu, analisis kenegaraan tidak dapat dipisahkan dari analisis tata hukum.
               Konstitusi adalah suatu pola hidup berkelompok dalam organisasi negara, yang seringkali diperluas dalam organisasi apapun. Sebagai pola hidup berkelompok dalam organisasi negara maka konstitusi pada umumnya memuat:
1.      Hal-hal yang dianggap fundamental dalam berorganisasi.
2.      Hal-hal yang dianggap penting dalam hidup berkelompok oleh suatu bangsa, sekalipun oleh bangsa lain tidak dianggap demikian.
3.        Hal-hal yang dicita-citakan, sekalipun hal itu seolah-olah sulit untuk dicapai karena idealistik.
Dalam kaitan dengan nilai dan norma terdapat dua macam etika yaitu etika deskriptif dan etika normatif. Etika deskriptif berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan pola perilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidupnya. Sedangkan etika normatif ialah etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola perilaku ideal yang seharusnya dimiliki atau dijalankan oleh manusia, dan tindakan apa yang seharusnya diambil.
Kaitan dengan penerapan etika dalam kehidupan kenegaraan, kajiannya tidak lepas dari sedikitnya empat kelompok masalah kenegaraan, yaitu tata organisasi, tata jabatan, tata hukum, dan tata nilai yang dicita-citakan oleh suatu negara. Penerapan etika dalam kehidupan kenegaraan, sorotannya tidak lepas dari fungsi etika bagi kehidupan kenegaraan. Fungsi etika bagi kehidupan kenegaraan adalah alat untuk mengatur tertib hidup kenegaraan memberikan pedoman yang merupakab batas gerak hak dan wewenang kenegaraan, menanamkan kesadaran kemanusiaan dalam bermasyarakat dan bernegara, mempelajari dan menjadikan objek tingkah laku manusia dalam hidup kenegaraan, memberi landasan fleksibilitas bergerak yang bersumber dari pengalaman.
I.       Etika Kehidupan Berbangsa
Sejak terjadinya krisis multidimensional, muncul ancaman yang serius terhadap persatuan bangsa dan terjadi kemunduran dalam pelaksanaan etika kehidupan berbangsa, yang disebabkan oleh berbagai faktor baik yang berasal dari dalam negri maupun yang berasal dari luar negri. Arah kebijakan untuk membangun etika kehidupan berbangsa di implementasikan sebagai berikut:
1.      Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan kebudayaan luhur bangsa dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara melalui pendidikan fornal, informal, dan nonformal dan pemberian contoh keteladanan.
2.      Mengarahkan orientasi pendidikan yang mengutamakan aspek pengenalan menjadi pendidikan yang bersifat terpadu.
3.      Mengupayakan agar setiap program pembangunan dan keseluruhan aktivitas kehidupan berbangsa dijiwai oleh nilai-nilai etikad dan akhlak mulia.
Pokok-pokok etika dalam kehidupan berbangsa mengedapankan kejujuran, amanah, keteladanan, sportifitas, disiplin, etos kerja, kemandirian, sikap toleransi, rasa malu, tanggungjawab, menjaga kehormatan serta martabat diri sebagai warga bangsa.

Pluralisme adalah kesediaan untuk menerima pluralitas, artinya untuk hidup dengan positif, damai, toleran, dan biasa/normal bersama warga masyarakat yang berbeda pandangan hidup, agama, budaya, adat. Pluralisme  mengimplikasikan pengakuan terhadap kebebasan beragama, kebebasan berpikir, kebebasan mencari informasi, toleransi. Pluralisme memerlukan kematangan kepribadian seseorang dan sekelompok orang.
Krisis multi dimensional adalah suatu situasi dimana bangsa dan negeri kita dewasa ini sedang dilanda oleh beraneka-ragam pertentangan besar maupun kecil dan berbagai keruwetan di bidang politik, ekonomi, sosial, dan juga kebobrokan moral. Krisis ini telah dan sedang terus memporak-porandakan berbagai sendi-sendi penting kehidupan bangsa. Begitu hebatnya krisis yang bersegi banyak ini, sehingga banyak orang kuatir akan terjadinya desintegrasi negara dan bangsa, atau membayangkan masa yang serba gelap di kemudian hari. Karena begitu besarnya kekacauan di berbagai bidang itu, banyak orang sudah bertanya-tanya: mengapa keadaan bisa menjadi begini?

ETIKA BISNIS



1.  Benturan dengan kepentingan masyarakat
Benturan ini terjadi kerap kali karena perusahaan menimbulkan polusi (udara, air, limbah, suara bahkan mental kejiwaan ).Hal-hal pendorong dilaksanakannya etika bisnis :
  1. Dorongan dari pihak luar
  2. Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri

2.  Dorongan tanggung jawab sosial
Penerapan manajemen orientasi kemanusiaan.Penerapan akan menimbulkan hubungan yang serasi, selaras dan seimbang antara pelaku bisnis dan pihak luar secara rinci, manfaat tersebut adalah :
-          Peningkatan moral kerja karyawan
-          Adanya partisipasi bawahan
-          Penurunan absen karyawan.
-          Peningkatan mutu produksi
-          Kepercayaan konsumen

Ekologi dan gerakan pelestarian lingkungan
Ekologi, yang menitikberatkan pada keseimbangan antara manusia dan alam lingkunganya banyak dipengaruhui oleh proses produksi.
Penghematan energi
Kesadaran bahwa sumber daya tersebut tidak dapat diperbaharui telah mendorong dilaksanakanya proses efisiensi serta mencari pengganti sumber daya tersebut.
Partisipasi pembangunan bangsa
Kesadaran masyarat pebisnis terhadap suksesnya pembangunan sangat diperlukan.
Gerakan kosumerisme
Awal perkembangannya tahun 1960an di Negara barat yang berhasil memberlakukan undang-undang perlindungan konsumen yang meliputi beragam aspek,yaitu:
-          Memperoleh perhatian and tindakan nyata dari kalangan bisnis
-          Pelaksanaan strategi advertensi/periklanan
-          Disenggarakan panel-panel diskusi antara wakil konsumen dengan produsen
-          Pelayalan purna jual lebih baik
-          Berjalannya proses public relation ( PR ).

3.    Etika bisnis
Etika pergaulan dalam melaksakan bisnis disebut etika pergaulan bisnis.
·           Hubungan antara bisnis dengan langganan/kosumen
·         Hubungan dengan karyawan
·         Hubungan antara bisnis
·         Hubungan dengan investor
·           Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan

4.    Bentuk-bentuk tanggung jawab social suatu bisnis
beberapa bentuk pelaksanaan tanggung jawab social yang dapat kita temui di Indonesia adalah :
- Pelaksanaan hubungan industrial pancasila ( HIP )
- Analisis mengenai dampak lingkungan ( AMDAL )
- Penerapan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja ( K3 )
- Perkebunan inti rakyat ( PIR )
- System bapak anak-anak angkat.
5 . BISNIS INTERNASIONAL
            Kalsifikasi bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan adalah Manufaktur , Bisnis jasa , Pengecer dan distributor , Bisnis pertanian dan pertambangan , Bisnis finansial , Bisnis informasi , Utilitas , Bisnis real estate , dan Bisnis transportasi.
1. Hakikat Bisnis Internasional
            Seperti tersebut diatas bahwa Bisnis internasional merupakan kegiatan bisnis yang dilakukan melewati batas negara. Transaksi bisnis seperti ini merupakan transaksi bisnis internasional (International Trade). Pemasaran internasional berbeda dengan Bisnis Internasional, yaitu :
  1. Perdagangan Internasional (International Trade)
            Dalam perdagangan internasional yang merupakan transaksi antar Negara itu biasanya dilakukan dengan cara tradisional yaitu dengan cara ekspor dan impor.
  1. Pemasaran International (International Marketing)
            Pemasaran internasional yang merupakan keadaan suatu perusahaan dapat terlibat dalam suatu transaksi bisnis dengan negara lain, perusahaan lain ataupun masyarakat umum di luar negeri. Transaksi bisnis internasional ini pada umumnya merupakan upaya untuk memasarkan hasil produksi di luar negeri.

CONTOH SURAT LAMARAN KERJA



SURAT LAMARAN KERJA
Bekasi,5 November 2014
Kepada Yth :
Kepala bagian Personalia PT. Indofood
Jalan KH.Agus salim no 304 Bekasi Timur

Perihal : Lamaran Kerja

Dengan Hormat,
Berdasarkan informasi dari media cetak,koran bhineka perihal lowongan pekerjaan di perusahaan tempat Bapak/Ibu pimpin.Melalui surat lamaran ini saya ingin mengajukan diri untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin guna mengisi posisi yang di butuhkan saat ini.Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
NAMA          :anggi
NPM              :1111111
ALAMAT      :kampung bawel
KELAS          :1dg09
UMUR           :18th
Untuk melengkapi beberapa data yang di perlukan sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu pimpinan diwaktu yang akan datang, saya lampirkan juga kelengkapan data diri sebagai berikut:
1.Ijazah SMA
2.Photo
Demikian surat lamaran ini saya buat untuk pertimbangan bapak/ibu pimpinan.
Bekasi, 5 November 2014
                                                                                                                       
                                                                                                                         (anggraini)